Ketika bicara tentang malnutrisi, banyak yang hanya teringat pada kekurangan nutrisi saja. Padahal ketika tubuh mengalami kelebihan nutrisi juga bisa disebut dengan malnutrisi. Kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja, tetapi ketika terjadi pada anak-anak bisa menyebabkan gangguan pada perkembangannya.
Lalu, bagaimana ya cara mengetahui apakah anak mengalami malnutrisi, baik overnutrition maupun undernutrition? Berikut ini adalah gejala yang perlu diwaspadai.
Overnutrition
Overnutrition adalah kondisi ketika jumlah nutrisi yang masuk ke tubuh melebihi kebutuhan. Kondisi ini cukup sering terjadi terutama pada anak-anak, karena kekhawatiran orang tua anaknya akan mengalami kekurangan nutrisi yang mengganggu tumbuh kembangnya. Namun, pemenuhan nutrisi tersebut sayangnya kurang memerhatikan kebutuhan harian anak, sehingga justru berdampak pada kelebihan nutrisi.
Salah satu gejala umum yang menunjukkan anak mengalami kelebihan nutrisi adalah berat badan berlebih atau overweight. Ketika anak yang mengalami kelebihan nutrisi tidak segera diatasi, dapat meningkatkan risiko penyakit berikut:
- Tekanan darah tinggi
- Diabetes
- Penyakit pembuluh darah
- Stroke
Undernutrition
Undernutrition adalah kondisi ketika tubuh kekurangan nutrisi harian yang dibutuhkan oleh tubuh. Kondisi ini bisa terjadi akibat berbagai hal, tetapi umumnya pada anak yang terlalu pemilih makanan. Sebab, nutrisi pada umumnya masuk melalui makanan yang dikonsumsi dan setiap jenis makanan memiliki jenis nutrisi yang berbeda.
Semakin sering anak mengonsumsi makanan dengan kombinasi bahan yang berbeda, akan membantu untuk memenuhi kebutuhan seluruh nutrisi secara seimbang. Sayangnya, terkadang anak ada yang menolak beberapa jenis makanan tertentu dan berpotensi menyebabkan anak tidak mendapatkan asupan nutrisi dari makanan yang ditolaknya tersebut.
Kekurangan nutrisi pada anak bisa menimbulkan beberapa gejala, antara lain:
- Anak terlihat lemas dan tidak bersemangan
- Penurunan berat badan
- Merasa kedinginan meskipun suhu normal
- Adanya bengkak dan luka yang lebih sulit sembuh
Kekurangan nutrisi yang tidak diatasi dengan baik dapat menyebabkan meningkatkan risiko anak menderita berbagai penyakit, anak juga jadi lebih mudah sakit, dan pastinya akan mengganggu tumbuh kembang anak ke depannya.
Gejala maupun risiko dari malnutrisi yang terjadi pada anak mungkin bisa berbeda tergantung pada nutrisi tubuh yang bermasalah. Untuk mendapatkan diagnosis pastinya, ada baiknya jika Anda mengajak anak memeriksakan diri ke dokter spesialis anak saat anak menunjukkan beberapa gejala di atas. Pemeriksaan dini akan membantu anak mendapatkan perawatan yang tepat sesuai kondisinya dan mencegah komplikasi yang mungkin terjadi.

